Blog

  • Home
  • Julian Saputra, Pemenang Juara 2 Pekan Seni Mahasiswa Daerah 2022 (PEKSIMIDA)

Julian Saputra, Pemenang Juara 2 Pekan Seni Mahasiswa Daerah 2022 (PEKSIMIDA)

Mahasiswa Institut Teknologi (IT) Telkom Purwokerto pada minggu (21/08/2022) kemarin berhasil membawa juara 2 pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah 2022 (PEKSIMIDA). Ia adalah Julian Saputra, mahasiswa prodi Informatika semester 7. 

Julian mengaku sudah gemar bernyanyi sejak kecil dan kegiatan class meeting saat di Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi  pengalaman pertamanya dalam ajang lomba nyanyi dan langsung menyabet juara 3 . 

Meski sudah menginjak semester atas, semangat Julian masih tetap membara. Dengan penuh persiapan Julian menyanyikan lagu Rubah Takdirku (Admesh) dan Hingga Tua Bersama (Rizky Febian). 

“Diberi dua sesi, untuk lagu wajib saya membawakan Rubah Takdirku dan Pilihannya Hingga Tua Bersama,” tutur Julian saat ditemui oleh tim jurnalis Informatika. 

Ia juga mengatakan bahwa kegiatan PEKSIMIDA 2022 diadakan pada tanggal 19-21 Agustus 2022 dan bertempat di Univeristas Jendral Soedirman (Unsoed). 

Sekedar informasi saja, Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) 2022 adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). 

“Saya masuk ke Vokal Pop Putra dan di Unsoed juga ada  27 peserta mahasiswa lainnya se-Jawa Tengah”, jelas Julian. 

 “Sebelum ke tingkat Jawa Tengah, dari kampus mengadakan seleksi tingkat Institusi terlebih dulu melalui kegiatan ITTP Mencari Bakat. Seleksi institusi diadakan dari bulan mei lalu,” tambahnya. 

Mahasiswa yang mengidolakan Afgan ini juga memberikan beberapa tips untuk mengatasi rasa gugup saat berada di atas panggung. “Rasa nervous itu pasti ada karena kan nyanyinya ditonton dan dinilai juri, untuk itu harus banyakin jam terbang dengan sering ikut lomba nyanyi, persiapan yang matang, tidak terlalu memikirkan hal buruk yang mungkin terjadi saat tampil dan percaya diri” ujarnya.

Walaupun memiliki kemampuan pada bidang tarik suara, Ia mengatakan tidak terlalu fokus pada bidang tersebut namun menjadikannya hanya sekedar hobby saja. “Mengikuti kompetisi bernyanyi itu sebagai bonus dari hobby saya” tutupnya.