Mahasiswa S1 Informatika Buat Game Edukasi Tokoh Nasional

Mahasiswa S1 Informatika IT Telkom Purwokerto, Fathurifki Elvarianto Gamal, berhasil membuat game edukasi Tokoh Pahlawan Nasional berbasis android. Dia memperkenalkan secara langsung kepada civitas akademika IT Telkom Purwokerto pada hari Kamis di kampus IT Telkom Purwokerto, Jalan D.I Panjaitan No 128, Purwokerto Selatan.

Dia menjelaskan game edukasi pengenalan tokoh nasional ini karena dia terinspirasi dari perjuangan keras para leluhur dalam merebut kemerdekaan dan menegakkan kedaulatan Republik Indonesia. Selain itu, pemanfaatan game pada era millennial sekarang ini, masih hanya sebatas untuk hiburan semata.

“Sebenarnya game ini sendiri bisa digunakan untuk edukasi bagi anak-anak, ada sebuah studi dimana multimedia adalah sebuah teknologi yang digunakan guru untuk mengajar anak didiknya agar pembelajaran lebih efektif. Ada manfaat yang diberikan dari game edukasi sendiri karena learning by doing lebih efektif ketimbang anak-anak membaca sebab daya tangkap bisa diraih sebesar 5% dari apa yang didengar, 20% dari multimedia dan 80% dari apa yang dilakukan”, jelasnya.

Dia menambahkan, selain dilatarbelakangi oleh kekagumannya terhadap perjuangan para pahlawan bangsa, serta pemanfaatan game yang semakin meningkat di era millennia, diciptakan permainan ini adalah sebagai wujud dari kami civitas akademika IT Telkom Purwokerto dalam menjembatani masyarakat untuk mengenal teknologi informasi dengan konsep unik, “bridging technology for humanity”.

Dosen pembimbing aplikasi game Tokoh Nasional yang diciptakan oleh mahasiswa S1 Informatika IT Telkom Purwokerto, Tri Ginanjar Laksana M.Si., M.Cs. menjelaskan selama proses pembuatan aplikasi, Fathur merupakan mahasiswa yang mempunyai jiwa yang kreatif serta inovatif. Game Edukasi Tokoh Nasional berbasis android dibuat dengan konsep yang disesuaikan dengan kebutuhan zaman sekarang ini.

“Apabila aplikasi tersebut disesuaikan dengan momentum yang tepat akan berdampak baik di masyarakat yang luas ini. Dengan mengusung permainan yang bertujuan untuk mengedukasi menjadi nilai tambah pada nantinya, tentunya semakin hari kebutuhan dari masyarakat akan mulai terus terintegrasi dengan teknologi, khususnya teknologi informasi dan komunikasi yang diprediksi akan terus berkembang. Harapan yang besar muncul apabila permainan edukasi tokoh nasional bisa diterima dengan baik oleh masyarakat, dan tentunya harus terus dikembangkan terus agar aplikasi tersebut semakin digemari. Jangan cukup hanya sampai pada pencapaian yang sudah diraih sekarang ini,” paparnya.

[HSW/IT Telkom Purwokerto]

Share This Post

About Author: informatika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *