• dialog keprodian

Dialog Keprodian Kedua Mahasiswa Informatika ST3 Telkom

Acara yang bertujuan untuk menyuarakan aspirasi mahasiswa langsung kepada pihak management kampus ini merupakan acara kali kedua, sebelumnya dialog keprodian dengan tema “oleh kita, dari kita, dan untuk kita” sukses diselenggarakan semester lalu, tentunya hal ini membuat Himpunan Mahasiswa Informatika gencar untuk membuat acara kedua.

Dialog keprodian ini diselenggarakan pada hari jum’at 11 september 2015 bertempat diaula Telkom dengan tema “From Us For the Better Passion”. Dibuka dengan semangat meneriakkan tema dari acara yang telah 2 kali diselenggarakan ini membuat seisi aula kampus ST3 Telkom bergema, hal ini dikarenakan meningkatnya jumlah dari mahasiswa informatika sebanyak 35%.

Acara ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika ST3 Telkom yaitu bapak Prof. drs. Agus irianto Msc., Phd. Selaku ketua ST3 Telkom yang kebetulan baru saja dilantik beberapa waktu lalu untuk menggantikan ketua ST3 Telkom sebelumnya, serta ketiga para deputy. Dimulai tepat jam 08.30 pagi dengan sambutan dari ketua ST3 Telkom langsung dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai keseluruhan Program Studi Informatika dari Didi Supriyadi Ketua program studi Informatika. Acara ini semakin menarik dengan topik yang dibahas menyangkut permasalahan sarana dan prasarana yang ada di Kampus ST3 Telkom, diawali dengan pertanyaan dari MC yaitu menyangkut tentang penyediaan akses internet di kampus yang kian hari kian lambat terlebih banyak dari user id dan password hotspot yang disadap oleh orang tak bertanggung jawab. Pertanyaan ini langsung dijawab oleh Tenia Wahyuningrum selaku ketua bagian SISFO (Sistem Informatika) yang ada di ST3 Telkom beliau menjelaskan bahwa kampus akan menambahkan bandwidth untuk akses internet dikampus hanya saja beliau menyayangkan mahasiswa yang memakai akses internet hanya untuk bermain game seharusnya fasilitas ini digunakan sebaik mungkin oleh mahasiswa seperti untuk keperluan tugas. Terkait masalah penyadapan, Tenia menjelaskan seharusnya hal ini menjadi masalah bagi mahasiswa itu “kalian sudah diberikan hak menyimpan user id dan password hotspot untuk dirahasiakan sehingga tidak dipakai orang lain tetapi kebanyakan mahasiswa masih tetap memakai user id dan password default sehingga hal ini membuat orang lain mudah untuk menghacknya” begitu penjelasannya.

Selain masalah internet ada beberapa mahasiswa mengkritik persoalan parker di ST3 Telkom yang tidak jelas pengaturannya sehingga menyulitkan para mahasiswa yang memakirkan motornya di bagian depan untuk keluar. Pak Imam Muhamadi selaku deputy 2 yang mengurusi terkait fasilitas dikampus menjelaskan bahwa kampus telah mendanakan pembangunan 200 jt untuk lahan parker di gedung baru yang sedang dibangun. Beliau mengakui bahwa masalah parker ini sulit diatasi mengingat bahwa letak tataruang dari kampus ST3 Telkom yang masih belum tertata rapi. Semoga dengan solusi tersebut masalah ini akan segera teratasi.

Dialog keprodian ini selesai pukul 11.00 tepat sebelum shalat jum’at. Diakhiri dengan pengenalan anggota HIMA IF oleh ketua himpunan saudara Yusuf Ramli.

(Dila Nurlaila)

Share This Post

About Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *